Saksi Mata Penikaman di London: Korban Berteriak Sambil Berlumuran Darah

Saksi Mata Penikaman di London: Korban Berteriak Sambil Berlumuran Darah

London – Saksi mata menceritakan suasana mencekam saat penikaman terjadi di Russell Square, London, Inggris. Salah satu korban wanita berteriak minta tolong dalam kondisi berlumuran darah.

Disampaikan saksi mata yang menyebut dirinya sebagai Michael, kepada media Inggris, Daily Mail, Kamis (4/8/2016), dirinya melihat seorang wanita berusia 25 tahun dan seorang wanita lainnya dalam kondisi berlumuran darah. Michael menyebut, korban yang ditemukannya berbicara bahasa Spanyol.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan saya tidak ada di sana — 30 detik saja dan saya mungkin tewas. Saya mendengar suara teriakan, dan kemudian kami pergi ke taman dan saya melihat seorang wanita tergeletak di lantai dengan darah keluar dari punggungnya. Satu wanita lainnya berlumuran darah di lengannya,” tutur Michael.

Baca juga: Penikaman Tewaskan 1 Orang di London, Polisi Selidiki Motif Terorisme

Michael menambahkan, dia melihat dua wanita dan dua pria yang terus berteriak. Menurut Michael, mereka meneriakkan kata-kata ‘tio lo vi todo’ yang merupakan bahasa Spanyol, yang artinya ‘Saya melihat semuanya’.

“Mereka semua berbicara bahasa Spanyol, jadi saya pikir mereka satu rombongan. Saya hanya melihat korban (wanita) dan seorang wanita lainnya yang lengannya terkena luka tusukan dari rombongan itu,” ucapnya.

“Saya melihat darah menggenang di sebelahnya (korban wanita). Dia tergeletak di lantai dengan seorang temannya memeluknya,” imbuh Michael.

Baca juga: Pelaku Penikaman di London Ditangkap Polisi Usai Beraksi

Sedikitnya satu wanita tewas dan lima orang lainnya luka-luka dalam insiden penikaman di Russell Square pada Rabu (3/8) malam. Pelaku penikaman yang berjenis kelamin laki-laki telah ditangkap polisi, tak lama usai kejadian. Motif penikaman ini belum diketahui pasti.

Keterangan lain disampaikan oleh seorang sopir taksi bernama Paul Hutchinson yang melintasi lokasi sesaat setelah penikaman terjadi. “Saya melewati Russell Square dan jalanannya belum ditutup tapi trotoar ditutup oleh garis polisi, ada banyak polisi bersenjata, ada banyak mobil dan ada mayat yang tergeletak di lantai. Anda bisa melihat sepatunya menyembul keluar dari balik kain penutup,” terangnya.

(nvc/nrl)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

8 + 14 =