Perlu Diperhatikan Siswa: Kasus Diabetes di Kalangan Muda Meningkat

Perlu Diperhatikan Siswa: Kasus Diabetes di Kalangan Muda Meningkat

Kasus diabetes tipe 1 dan 2 di kalangan remaja dan anak-anak Amerika Serikat meningkat selama kurun waktu 2001- 2009, demikian hasil penelitian terbaru mengungkapkan. Meskipun para ilmuwan tidak bisa memastikan penyebab kenaikannya, menurut dr Dana Dabelea, data tersebut sangat penting untuk dipantau.

“Kenaikan ini harus menjadi perhatian serius para dokter anak, terutama di klinik dan komunitas kesehatan publik,” kata Dabelea yang bekerja di Colorado School of Public Health di Aurora seperti dikutip situs Reuters edisi 5 Mei 2014.

Pada level individual, ia mengatakan, setiap kasus diabetes baru pada anak muda berarti masalah sepanjang sisa hidupnya. Selain itu, pengobatan yang mahal dan risiko komplikasi yang tinggi turut menyertai.

Dabelea dan timnya menganalisis data dari rencana kesehatan di negara bagian California, Colorado, Ohio, South Carolina, Washington, dan Southwest yang melibatkan lebih dari tiga juta pasien berusia 19 tahun.

Pada 2001, 14,8 anak dari setiap 10 ribu anak didiagnosis mengidap diabetes tipe 1 yang sebelumnya dikenal sebagai juvenile diabetes. Diabetes ini menyerang ketika sistem kekebalan tubuh rusak dan mengganggu sel produsen insulin di dalam pankreas. Insulin diperlukan untuk mengganti gula dari aliran darah sehingga bisa digunakan sebagai sumber energi.

Pada 2009, angka tersebut meningkat menjadi 19,3 anak per 10 ribu anak, atau naik 21 persen. Diabetes tipe 1 merupakan jenis yang paling banyak terjadi pada anak-anak berkulit putih. Hasil riset ini dipublikasikan di Journal of the American Medical Association dan dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Academic Pediatric Societies di Vancouver Kanada.

Kasus diabetes tipe 2 yang lebih umum terjadi, tapi seringkali tidak terdiagnosis sampai mencapai usia dewasa. Dalam diabetes tipe ini, tubuh masih memproduksi insulin, tetapi tidak bisa menggunakannya secara efektif. Untuk penelitian terbaru ini, para ilmuwan meneliti diabetes tipe 2 pada anak-anak berusia 10 tahun ke atas.

Meskipun melibatkan jumlah partisipan yang banyak, menurut para ilmuwan, datanya hanya berasal dari dua tahun. Oleh karena itu, sangat sulit untuk mengatakan telah terjadi kenaikan kasus diabetes anak-anak di Amerika dalam periode yang sama.

Dabelea mengatakan belum jelas benar penyebab diabetes tipe 1, tetapi kasus ini meningkat di negara-negara Eropa. “Untuk tipe 1, kami tidak bisa benar-benar memberikan saran kepada keluarga,” ujarnya.

Sedangkan untuk diabetes tipe 2, kata Dabelea, “Karena terkait dengan obesitas, maka menerapkan program bagi anak-anak dan keluarga sejak dini menjadi penting.”

Sumber: TEMPO.CO – Rab, 7 Mei 2014

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

4 × 4 =