Kuburan Atas Nama Waluyo, Kepala Dusun: Nanti Mungkin Nisan Dihapus Saja

Kuburan Atas Nama Waluyo, Kepala Dusun: Nanti Mungkin Nisan Dihapus Saja

Bantul – Diyakini, korban kecelakaan yang dimakamkan di Dusun Suren Kulon, Desa Canden, Kecamatan Jetisharjo, Bantul, bukan Waluyo (62). Sebab, Waluyo ternyata masih hidup. Bagaimana nasib makam itu?

Kepala Dusun Suren Kulon Agung Sudarto mengatakan tak masalah jenazah tersebut tetap berada di makam tersebut.

“Saya pribadi tidak masalah. Memang belum bicara dengan warga, tapi saya pikir warga tidak masalah,” ujar Agung kepada detikcom, Rabu (3/8/2016).

Dia mempersilakan bila nanti ada keluarga yang mencari jenazah tersebut untuk menengok. Ataupun jika akan diambil, Agung juga mempersilakan.

“Tapi mungkin minimal papan namanya dihapus. Dikosongkan saja,” imbuhnya.

Kepala Dusun Suren Kulon Agung Sudarto (Foto: Sukma Indah P/detikcom)

Setelah ini pihaknya hanya akan menunggu keputusan dari keluarga soal makam tersebut. Agung mengaku warganya juga sempat heboh dengan kabar ini.

“Ya warga di sini heboh. Wong dulu keluarga di sini juga mengadakan tahlilan 7 malam. Selalu penuh, 40-an orang yang datang,” kata Agung.

Waluyo pulang ke rumah setelah menghilang selama 1 tahun 8 bulan. Oleh keluarga atau tetangga, dia diyakini sudah meninggal karena kecelakaan pada 1 Mei 2015 silam. Hingga saat ini belum diketahui identitas pria yang dimakamkan dan diaku sebagai Waluyo tersebut.
(sip/try)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

3 + 10 =